Kepala Urusan Pembinaan Operasional (KBO) Satbinmas Polres Jepara Ipda Rofiqoh menyoroti maraknya kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar akhir-akhir ini. Hal tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMAN 1 Jepara, Senin (21/9).
Dalam amanatnya, Ipda Rofiqoh mengungkapkan bahwa kecelakaan lalu lintas di jam keberangkatan sekolah menjadi kasus yang mendominasi dan sering berulang. Menurutnya, faktor utama penyebab kecelakaan tersebut adalah murid yang terburu-buru dan mengebut di jalan akibat berangkat kesiangan.
"Anak-anak semua harus lebih mempersiapkan atau memperhitungkan waktu keberangkatan, sehingga di jalan tidak terburu-buru. Kalau terburu-buru artinya bahwa kendaraan tersebut langsung tancap gas tanpa rem, akhirnya terjadilah kecelakaan," ujar Ipda Rofiqoh di hadapan para peserta upacara.
Ia mengimbau para murid untuk mengatur waktu agar tiba di sekolah setidaknya pukul 06.50 WIB, sehingga perjalanan menjadi lebih santai dan fokus.
Selain masalah manajemen waktu, Ipda Rofiqoh juga menegaskan pentingnya mematuhi tata tertib berlalu lintas.
Meskipun banyak yang mungkin belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), ia mewajibkan para murid yang membawa kendaraan bermotor untuk mengenakan helm dan membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Hal ini penting agar saat ada operasi lalu lintas, kendaraannya tidak disita sebagai barang bukti.
Lebih lanjut, pihak Satbinmas Polres Jepara juga mengingatkan siswa terkait kenakalan remaja. Ipda Rofiqoh berpesan agar murid SMAN 1 Jepara berhati-hati dalam bergaul di luar lingkungan sekolah serta menghindari keterlibatan dengan geng-geng pelajar yang marak beraksi di media sosial. Ia meminta agar para murid senantiasa menjaga nama baik almamater sekolah dan keluarga.