Halaman dalam SMAN 1 Jepara mendadak berubah layaknya pusat bisnis kaum milenial pada Jumat (18/9) pagi.
Sebanyak 132 stan wirausaha murid memamerkan rupa-rupa inovasi mulai dari kuliner kekinian, produk kriya, hingga penawaran jasa langganan streaming dan pembuatan website.
Kemeriahan ini merupakan puncak dari gelar kegiatan kokurikuler bertema Digipreneur atau Kewirausahaan Digital untuk siswa kelas X dan XI yang resmi dibuka langsung oleh Kepala SMAN 1 Jepara Puji Rahayu.
Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas antusiasme para murid yang telah melakukan persiapan intensif selama dua minggu. Menurutnya, acara ini merupakan manifestasi langsung dari teori yang dipelajari selama ini.
"Ini adalah wujud atau pengejawantahan dari apa yang kalian pelajari dalam wujud karya nyata. Jadikanlah pengalaman dua pekan ini menjadi pengalaman yang bernilai," pesannya di hadapan ratusan murid, guru dan pendidik.
Penerapan konsep wirausaha pada pameran ini terbilang sangat bervariasi dan inovatif. Berbagai produk kuliner kreatif dijajakan secara langsung oleh para murid, di antaranya Fudgy Nutella Cookies, Rice Bowl Ayam Cabe Hijau, Lumpia Ube Ungu, Cheese Cake, hingga aneka minuman segar seperti Teh Telang (Skybloom) dan Watermelon Soda.
Lebih dari sekadar pameran kuliner, acara ini benar-benar mencerminkan semangat digital melalui beragam stan yang menawarkan jasa dan kriya. Terdapat layanan cuci helm, desain grafis (Digi Design), jasa pembuatan website, hingga jasa layanan Netflix.
Selain itu, para murid juga memproduksi produk fisik bernilai jual tinggi seperti lampu darurat (emergency lamp), produk lilin, serta aksesoris kekinian semacam webbing keychain.
Sebelum membuka secara resmi, kepala sekolah juga menekankan pentingnya proses evaluasi setelah rangkaian pameran usai.
"Nanti ketika sudah berproses, diteruskan dengan refleksi untuk memetakan kegiatan positif agar dikuatkan, dan hal yang menjadi sandungan dapat diperbaiki di masa mendatang," pungkas Puji Rahayu.