Menghormati guru dan menjaga kesantunan dalam bertutur menjadi pesan utama yang disampaikan pembicara KH Mahbub Junaidi dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. di SMAN 1 Jepara, Rabu (26/8).
Di hadapan seluruh murid, guru, dan tendik, ia menegaskan bahwa kecerdasan akademik setinggi apa pun tidak akan memberikan manfaat yang sempurna tanpa diiringi adab, ketakziman kepada guru, serta akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiyahnya, KH Mahbub menyampaikan bahwa hikmah utama kelahiran Rasulullah saw. adalah mengajak manusia mengenal Sang Pencipta sekaligus memfungsikan seluruh raga sesuai tuntunan Allah swt. Ia mengingatkan para pelajar agar senantiasa mengarahkan fungsi hati, lisan, anggota badan, dan budi pekerti untuk melakukan hal-hal yang diridhai-Nya.
Terkait pengelolaan hati dan lisan, KH Mahbub menekankan pentingnya mendahulukan salat lima waktu di tengah kesibukan belajar serta menumbuhkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.
Para murid juga diajak membiasakan diri membaca Al-Qur'an secara rutin agar terhindar dari kelalaian, sekaligus menjaga etika berbicara yang santun terhadap teman, guru, maupun orang yang lebih tua.
Lebih lanjut, ia mendorong para murid untuk memanfaatkan tenaga, waktu, dan potensi masa muda dalam membantu sesama. Meneladani Rasulullah saw., seorang muslim hendaknya menjadi pribadi yang memudahkan urusan orang lain dan tidak mempersulit keadaan ketika ada sesama yang membutuhkan pertolongan.
Menurut KH Mahbub, seluruh ajaran tersebut bermuara pada pembentukan akhlak mulia (makarimal akhlaq). Wujudnya dapat terlihat dari sikap pemaaf, kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah, hingga bakti kepada orang tua dan penghormatan kepada para guru.
Ia menegaskan bahwa ketakziman seorang murid kepada bapak dan ibu guru merupakan salah satu kunci utama mengalirnya keberkahan serta kemanfaatan ilmu yang dipelajari.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. di SMAN 1 Jepara diiringi lantunan selawat bersama rebana Excellent Youth dan diakhiri dengan pembacaan doa.