Berita Sekolah

Musuh Tak Kasat Mata Hambat Kemajuan Bangsa

Senin, 17 Agustus 2026 Admin Sekolah

Musuh Tak Kasat Mata Hambat Kemajuan Bangsa

Ancaman terbesar bangsa Indonesia di usia yang ke-81 tahun bukan lagi penjajah dari bangsa asing, melainkan musuh tak kasat mata yang berada di sekitar kita…

Ancaman terbesar bangsa Indonesia di usia yang ke-81 tahun bukan lagi penjajah dari bangsa asing, melainkan musuh tak kasat mata yang berada di sekitar kita dan berpotensi menjadi sandungan bagi kemajuan negara.

Pesan ini menjadi sorotan utama dalam amanat Kepala SMAN 1 Jepara Puji Rahayu pada upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8).

Di hadapan seluruh murid, guru, dan tendik, Kepala Sekolah mengingatkan kembali sejarah kelam penjajahan selama 350 tahun yang terjadi akibat kurangnya persatuan.

"Sekian lama kita berada di cengkeraman penjajahan itu disebabkan karena tidak adanya persatuan. Meskipun pada masa itu musuh jelas dari asing," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dinamika saat ini menuntut kepekaan yang lebih tinggi dari generasi muda. Musuh yang dihadapi kini tidak tampak jelas, seringkali muncul dari pihak-pihak di sekitar yang tidak senang dengan kemajuan dan secara tidak sadar merongrong perjuangan bangsa.

Untuk menghadapi kerasnya persaingan zaman dan ancaman tak kasat mata tersebut, Kepala Sekolah menitipkan tiga pesan kunci.

Pertama, murid dituntut fokus pada tugas utamanya, yakni belajar, agar memiliki kompetensi yang relevan dan tidak tertinggal zaman. Kedua, ia mengingatkan keras bahwa masa depan ditentukan oleh tindakan hari ini.

"Kalau hari ini kita masih bersantai ria, maka kita harus sudah mengetahui bahwa mungkin besok kita tidak akan mendapatkan harapan yang kita inginkan," tegasnya.

Pesan ketiga, setiap individu diminta menyadari bahwa proses perjalanan yang mereka tempuh berdampak langsung terhadap diri sendiri, lingkungan, keluarga, sekolah, hingga masa depan bangsa Indonesia secara utuh.

Menutup sambutannya, Kepala Sekolah turut menguraikan makna dari tema HUT ke-81 RI, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.

Keadilan dimaknai sebagai pelaksanaan tugas sesuai fungsi masing-masing. Sementara kemakmuran atau kebahagiaan, menurutnya, dapat dicapai dengan cara menyederhanakan kebutuhan hidup dan tidak memaksakan diri menyusun rencana di luar batas kemampuan, diakhiri dengan imbauan pendorong agar warga sekolah pantang merendahkan bangsa sendiri.