Jumat (24/5) adalah hari yang ditunggu penuh dengan kecemasan dan harapan oleh seluruh siswa SMA dan SMK se-Indonesia, karena hari itu merupakan pengumuman hasil Ujian Nasional yang dilaksanakan bulan April lalu. Demikian pula dengan siswa-siswa SMAN 1 Jepara yang siang itu, usai sholat Jumat, berkumpul di sekolah untuk menantikan pengumuman.


Meski terik matahari siang itu menyengat kulit, namun semangat para siswa menanti pengumuman kelulusan yang disampaikan langsung oleh Bapak Kepala Sekolah, Edi Prayitno, M.Si tak surut di lapangan sekolah. “Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah, Sang Maha Pemurah, sekolah kita berhasil lulus 100% seperti yang kita harapkan. Namun yang terpenting bukanlah kelulusannya, namun kebermanfaatan ilmu yang kalian dapatkan selama di sekolah,” kata Pak Edi yang baru saja mendapatkan gelas S2-nya, dalam sambutannya siang itu yang diiringi sorak-sorai seluruh siswa.

Usai diumumkan, para siswa melakukan sujud syukur bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas keterkabulan harapan dan doa mereka selama ini. Dalam acara itu, ada pula siswa kelas XII IPS 4, Vikky Darmawan yang melaksanakan nadzarnya ketika ia lulus, yakni memanjat tiang bendera sekolah. Sontak teman-temannay menyambut dengan member semangat kepadanya agar bisa meraih puncak tiang bendera itu.
Mahmud Memimpin Doa Atas Kesuseksan dalam UN 2013

 

Syujud Syukur Atas Rahmad dan Karunianya
Perayaan kelulusan dilanjutkan dengan aksi yang santun dan simpatik dengan bersepeda bersama keliling kota Jepara. Tak hanya siswa saja, namun kepala sekolah, wali kelas, guru dan kepala staf tata usaha juga turut serta bersepeda sore itu, turut larut dalam kebahagiaan siswa. Dengan dikawal jajaran Polres Jepara, mereka berkeliling kota Jepara, mulai dari sekolah menuju Jln H.O.S Cokroaminoto hingga pom bensin kota. Lalu rute dilanjutkan menuju alun-alun kota melalui Jln. Kolonel Soegiono, Pasar Jepara Kota hingga SCJ.



Setiba di alun-alun kota, sambil beristirahat, para siswa berbagi kebahagiaan dengan memberikan buku dan alat tulis untuk adik-adik pelajar yang siang itu berada di sana. Selain itu, Eva Valinsya (XII IPS 1) dan Bu Narti juga melunasi nadzarnya. Eva bernadzar jika ia lulus, ia kan mengelilingi alun-alun kota sebanyak 3 kali dengan berlari. Sementara itu, Bu Narti juga bernadzar yang sama, namun dengan bersepeda. “Sebenarnya saya ingin berlari juga, namun mengingat tenaga yang tak lagi sekuat dulu untuk berlari, akhirnya ya saya putuskan bersepeda saja. Bukankah nadzar itu yang sesuai kemampuan kita?” ujar Bu Narti ketika redaksi temui.

Berbagi Kebahagiaan dengan Sesama


“Perayaan semacam ini akan kami teruskan dengan ide-ide yang baru dan lebih kreatif lagi, agar para siswa dalam merayakan kelulusan bukan melakukan kegiatan yang sifatnya hura-hura, corat-coret seragam atau bahkan melakukan tindakan anartik, tapi dirayakan dengan aksi yang santun dan simpatik,” kata Pak Joko, Waka Kesiswaan, siang itu. (z@e)