Segenap aparat Kejaksaan Negeri Jepara memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Tahun 2016 dalam apel bersama warga SMAN 1 Jepara di aula sekolah setempat, Jum’at (9/12/2016).
 
Pembina apel Kasi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jepara Yosef, SH., MH., dalam sambutannya menyampaikan tema Hari Anti Korupsi kali ini yaitu Bersih hati, Tegak Integritas, Kerja profesional Untuk Indonesia Tangguh.

Tema tersebut mengandung makna bahwa kebersihan hati menjadi titik tolak kokohnya integritas aparatur Kejaksaan. Kebersihan hati ditandai dengan semangat keikhlasan dan bebas dari kepentingan apapun, selain keinginan untuk memberikan yang terbaik untuk keadilan dan pelayanan kepada masyarakat.

Yosef melanjutkan, penegakan kebenaran dan keadilan menjadi patokan dalam setiap aktivitas penegakan hukum, khususnya tindak pidana korupsi, dengan menempatkan orang sama di muka hukum.

“Bersih hati juga tersirat dari objektifitas dalam memandang suatu peristiwa hukum dengan menjauhi kebencian dan kedengkian,” sambung Yosef.

Untuk menekan laju korupsi, Kejaksaan telah membentuk Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) di tingkat pusat hingga daerah, program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), penyuluhan dan penerangan hukum serta penguatan jaringan masyarakat anti KKN.

Pemberantasan pungli dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan benar menjadi prioritas pemerintah saat ini. Hal ini tercermin dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Satgas tersebut menyelenggarakan fungsi intelijen, pencegahan, penindakan dan yustisi, termasuk operasi tangkap tangan.