SMAN 1 Jepara ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai SMA Rujukan Tahun 2016 di Kabupaten Jepara. Penunjukan ini telah memenuhi kriteria yang ditetapkan, di antaranya adalah pelaksana Kurikulum 2013, terakreditasi A, dan memiliki praktik-praktik baik dan inovasi pendidikan yang layak dijadikan sebagai rujukan SMA lain.

Menurut Kepala SMAN 1 Jepara Udik Agus Dwi Wahyudi saat menyampaikan Sosialisasi SMA Rujukan di hadapan guru dan karyawan, Sabtu (17/9), penunjukan juga mempertimbangkan prestasi akademik maupun non akademik, nilai Ujian Nasional (UN) dan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) Tahun 2015.

SMA Rujukan adalah SMA yang telah memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan (SNP), mengembangkan ekosistem sekolah yang kondusif sebagai tempat belajar, mengembangkan praktik terbaik dalam peningkatan mutu berkelanjutan, melakukan inovasi dan berprestasi baik akademik maupun non akademik, serta melaksanakan program kebijakan pendidikan yang layak menjadi rujukan SMA lain. Jumlah SMA Rujukan yang ditetapkan Direktorat sebanyak 614 sekolah yang tersebar di 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi.

Paling tidak ada 20 program yang harus dilaksanakan oleh SMA Rujukan hingga Desember 2016 nanti, di antaranya meliputi promosi ke publik, Workshop Implementasi Rapor Elektronik, Workshop Penggunaan Soal Berbasis Aplikasi, Penyelenggaraan Sekolah Aman, hingga Pengembangan Media Berbasis Sinema.

Nantinya, SMA Rujukan berkewajiban memberikan pengimbasan dan menjadi sumber inspirasi dan pendamping bagi SMA lain untuk menumbuhkembangkan pendidikan yang bermutu.