Patung Semar menjadi ikon SMAN 1 Jepara saat mengikuti Karnaval memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-68 di Jepara kota, Minggu siang (18/8). Selain Semar, Arjuna dan Penari Monel juga menjadi suguhan sekolah yang baru saja berumur 50 tahun ini.


Semar diangkat menjadi ikon karena menggambarkan seorang pamomong dan tokoh yang bijak sehingga layak menjadi panutan. Sedangkan Arjuna melambangkan ksatria yang jujur dan memiliki nilai-nilai kepahlawanan.

"Arjuna cocok dengan filosofi Kurikulum 2013 yang tidak hanya mengandalkan pengetahuan semata, tapi juga sikap dan ketrampilan," kata Agus Rijadi, perancang kostum sekaligus koreografer ini.

Kerajinan Monel juga turut memeriahkan rombongan karnaval eks sekolah RSBI ini. Bahkan, produk khas Jepara yang diperagakan puluhan penari berkostum hitam-hitam ini selalu mendapat sambutan meriah penonton.

Menurut pimpinan sekaligus kreator tari Alifta Zulfa, tarian Monel ini sengaja dikombinasikan dengan lagu-lagu yang sedang tren agar dapat tampak energik dan menghibur.

"Masyarakat kan udah akrab dengan Goyang Caesar, tapi tetap tidak melupakan kerajinan khas daerahnya sendiri," tutur siswi kelas 11 ini.

Karnaval yang baru dilakukan pertama kali sejak vakum 3 tahun ini melalui rute jalan-jalan seputar Jepara kota sepanjang 5 km. Berpusat di depan Pendopo Kabupaten Jepara, karnaval berakhir sekitar pukul 5 sore.