Direktur SDM dan Umum Perum Perhutani Dr. Ir. Achmad Fachrodji, MM menjadi guru dadakan di SMAN 1 Jepara dalam Program Direksi Mengajar, Senin pagi (20/5). Fachrodji sendiri kebetulan alumni sekolah tersebut tahun 1979.

 

 

Di hadapan sekitar 600-an pelajar, ia mengingatkan bahwa prestasi tinggi seseorang tidak akan dapat diraih tanpa usaha dan kerja keras. Kesuksesan juga tidak selalu berasal dari lingkungan keluarga yang berkecukupan atau masyarakat perkotaan. Anak-anak dari desa tetap memiliki kesempatan mendapatkan prestasi dan kesuksesan, layaknya mereka yang tinggal di metropolitan.

 

Doktor lulusan IPB ini yakin bahwa pelajar dari Jepara pasti mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi, mengingat potensi pelajar Jepara yang memiliki banyak keunggulan. Ia mencontohkan dirinya yang berasal dari desa dan keluarga yang sederhana, mampu meraih beasiswa sejak SMA hingga S3 di Nagoya, Jepang.

 

“Untuk meraih prestasi, teruslah belajar dengan keras,” katanya.

 

Dalam acara yang berlangsung di aula sekolah setempat tersebut, Fachrodji juga melakukan dialog seputar hutan di Indonesia, masalah kemiskinan hingga pemanasan global. Selain itu, diserahkan beasiswa kepada 10 siswa berprestasi dan bantuan berupa 1 set komputer kepada sekolah.

 

Program Perhutani Peduli melalui Program Direksi Mengajar yang dilaksanakan tepat di Hari Kebangkitan Nasional ini merupakan salah satu program “Direktur BUMN Mengajar” yang digagas Menteri BUMN Dahlan Iskan. Sekitar 700-an direktur seluruh Badan Usaha Milik Negara dikerahkan mengajar di sekolah asalnya masing-masing.