Sebagai sekolah negeri pertama dan berada di tengah kota membuat SMAN 1 Jepara menjadi barometer pendidikan di kotanya. Keuntungan tersebut bertambah lengkap dengan input siswa, orang tua, dan ekonomi keluarga yang tergolong di atas rata-rata.

Pendapat tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Jepara ke-12 Edi Prayitno saat memberikan kesan dan pesan pada Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 SMAN 1 Jepara di Ruang Multimedia sekolah setempat, Selasa (1-8-2017) siang.

Maka dari itu, lanjut Edi, seluruh pemangku kepentingan di sekolah berkewajiban untuk mempertahankan semua keunggulan yang menjadi pendukung barometer itu. Prestasi di bidang akademik, olimpiade sains, olahraga, seni, hingga prestasi guru-gurunya harus tetap yang terbaik. Untuk mempertahankan itu, salah satunya, guru harus didorong untuk mau melanjutkan studinya ke S2, bahkan S3.

Tasyakuran ulang tahun sekolah dihadiri oleh seluruh guru, karyawan, dan perwakilan OSIS. Selain itu, sekolah juga mengundang para kepala sekolah yang purna, komite sekolah, dan beberapa mitra dari media lokal.

Pagi harinya, diadakan apel pagi di lapangan sekolah, dihadiri oleh Kepala Disdikpora Kabupaten Jepara Khusairi yang mewakili Bupati Jepara, dilanjutkan dengan jalan sehat keliling kota, dan berbagai macam lomba untuk siswa maupun guru.