Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan dilaksanakan SMAN 1 Jepara pertama kali tahun ini mendapat perhatian cukup besar dari para orang tua siswa kelas 12. Mereka menanyakan kesiapan sekolah dalam bidang sarana prasarana maupun program yang dilakukan dalam menyiapkan siswa-siswinya.

Hal tersebut mengemuka dalam acara Sosialisasi USBN, UNBK, dan SNMPTN untuk Orang Tua/Wali Siswa SMAN 1 Jepara yang diselenggarakan selama dua hari sejak Kamis (16-2-2017) di Ruang Multimedia sekolah setempat.

Dr. Bagus, salah seorang orang tua siswa kelas 12 MIPA, merasa kuatir terhadap pelaksanaan UNBK yang terkendala jika sarana prasarana yang dimiliki sekolah kurang memadai. Ia juga ingin memastikan bahwa siswa benar-benar siap mengerjakan UNBK.

Peserta sosialisasi yang lain juga menanyakan toleransi yang diberikan panitia terhadap siswa apabila perangkat komputer yang digunakan pada pelaksanaan UNBK nanti mengalami gangguan.

Menanggapi kekawatiran para orang tua, sekolah menjawabnya dengan menjelaskan program-program yang dilakukan untuk mempersiapkan UNBK, di antaranya Uji Coba UNBK dan Simulasi UNBK dalam beberapa tahap. Program-program yang dilakukan secara mandiri maupun terpusat tersebut dimaksudkan untuk mengevaluasi sumber daya manusia, baik siswa maupun petugas pelaksana teknis.

Di samping itu, sekolah melengkapi laboratorium TIK dengan komputer dan server sesuai spesifikasi yang disyaratkan. Nantinya, UNBK akan menggunakan empat lab TIK yang berisi total 130 unit komputer, sepertiga dari jumlah peserta UN. Empat lab tersebut akan mulai digunakan pada Simulasi Tahap II UNBK pada Senin dan Selasa pekan depan.