Sebanyak 93.9% pendaftar SNMPTN tahun ini berhasil diterima di Perguruan Tinggi (PTN) pilihan. Dari 122.677 kursi yang disediakan, 115.178 berhasil diisi olah mereka yang lolos. Sisanya dibiarkan kosong karena tidak memenuhi kualifikasi yang disyaratkan.

 
Panitia Pusat SNMPTN 2016 Dr. Setyadi Widyawawan menyampaikan hal tersebut saat menyampaikan paparannya di hadapan guru SMAN 1 Jepara, Selasa (19/7/2016).

Ia juga menyampaikan beberapa hal yang menyebabkan para pendaftar tidak lolos seleksi. Di antaranya ketidaksesuaian jumlah nilai akhir, pilihan program studi, pilihan PTN, dan dokumen pendukung.

Kegagalan ratusan siswa salah satu SMA favorit di Semarang dalam SNMPTN beberapa waktu lalu juga disebabkan oleh salah satu keempat komponen di atas. Data yang dimasukkan di tahap awal oleh sekolah tersebut tidak sesuai dengan data pada tahapan seleksi berikutnya.

“Bila data (nilai) belum pasti, jangan dikirim. Karena perubahan data akan berpengaruh pada tahapan berikutnya,” ujar dosen ITS ini.

Tahun ini, 73 siswa SMAN 1 Jepara berhasil diterima di PTN, 35 di antaranya melalui jalur SNMPTN. Mereka tersebar di beberapa PTN ternama, di antaranya UGM, ITB, IPB, UNY, UNS, Undip, Unair, ITS, dan Unnes.