Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Anies Baswedan mengeluarkan Permendikbud nomor 64 tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Lingkungan Sekolah. Permendikbud yang ditetapkan tanggal 22 Desember 2015 dan diundangkan tanggal 29 Desember 2015 ini bertujuan untuk mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.


Kepala SMAN 1 Jepara Udik Agus Dwi Wahyudi mendukung dikeluarkannya Permendikbud ini dan akan melaksanakannya secara bertahap. Pada tahap awal, guru dan tenaga kependidikan dilarang merokok di depan peserta didik saat berada di lingkungan sekolah.

Menurut pasal 5 dalam Permendikbud ini, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan pihak lain dilarang merokok, memproduksi, menjual, mengiklankan, dan atau mempromosikan rokok di lingkungan sekolah. Sekolah juga diwajibkan untuk memasukkan larangan terkait rokok dalam aturan tata tertib di sekolah.

Kepala sekolah wajib menegur, memperingatkan dan mengambil tindakan apabila mereka melanggar larangan ini. Selanjutnya kepala sekolah dapat memberikan sanki kepada guru, tenaga kependidikan, dan pihak lain yang terbukti melanggar ketentuan kawasan tanpa rokok di lingkungan sekolah.

Sedangkan tindakan bagi peserta didik yang yang merokok di dalam maupun di luar lingkungan sekolah adalah berupa pembinaan sesuai dengan tata tertib yang berlaku di sekolah.