Menjadi seorang guru harus mau belajar. Guru yang malas belajar dan enggan meningkatkan ketrampilan karena merasa paling pandai dan paling tahu termasuk dosa besar yang dilakukan oleh guru.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Fasilitasi Peningkatan Mutu Pendidik Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah Dr. Subiyantoro, mengutip teori Paulo Freire, di hadapan peserta Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 untuk Guru TIK SMP/SMA/SMK se-Kabupaten Jepara di Ruang Multimedia SMAN 1 Jepara, Senin pagi (10/8).

"Dosa besar lainnya, guru mengambil jalan pintas dalam mengajar dengan tidak melakukan persiapan," lanjutnya.

Subiyantoro juga menyebutkan, perangkat yang harus disediakan guru seperti RPP bukan hanya sebagai dokumen pelengkap administrasi, namun juga digunakan sebagai dasar pelaksanaan dan alat evaluasi pembelajaran.

Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara bekerjasama dengan LPMP Jawa Tengah ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Dikmen Dinas Dikpora Kabupaten Jepara Agus Noer Slamet.

Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi Guru TIK ini baru pertama kali diadakan di Kabupaten Jepara, bahkan juga di Jawa Tengah.

Pelatihan akan dilaksanakan dalam 4 angkatan yang masing-masing berlangsung selama 5 hari. Angkatan pertama akan dilaksanakan tanggal 10 hingga 14 Agustus. Angkatan ke-2 tanggal 24 hingga 28 Agustus. Kedua angkatan pertama ini diperuntukkan bagi Guru TIK SMP.

Angkatan ke-3 diperuntukkan bagi Guru TIK SMK tanggal 31 Agustus hingga 4 September. Sedangkan angkatan ke-4 bagi Guru TIK SMA dan SMK dilaksanakan tanggal 7 hingga 11 September mendatang.

Bersamaan dengan angkatan pertama ini juga diselenggarakan pelatihan bagi guru-guru kelas SD di tempat yang sama namun di kelas yang berbeda.