Meskipun sudah tidak menjadi penentu kelulusan, Ujian Nasional (UN) tahun ini masih memiliki peran yang besar bagi peserta didik dan sekolah. UN akan menjadi salah satu tolok ukur kualitas peserta didik di suatu sekolah.

Kepala SMAN 1 Jepara Udik Agus Dwi Wahyudi menandaskan hal tersebut dalam Sosialisasi UN dan SNMPTN 2015 di Ruang Multimedia sekolah setempat, Selasa dan Rabu (10-11/3). Menurutnya, UN juga masih berpengaruh terhadap hasil pembelajaran peserta didik.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Ida Widiyastuti menambahkan bahwa hasil UN nanti akan dijadikan pertimbangan masuk ke perguruan tinggi.

Ia juga menjelaskan bahwa kelulusan peserta didik tahun ini akan ditentukan oleh rapat Dewan Guru. Kriteria kelulusan akan ditetapkan berdasarkan Nilai Sekolah yang diperoleh peserta didik.

"Nilai Sekolah merupakan gabungan nilai rapor semester 3 hingga 5 dan nilai Ujian Sekolah," jelas Ida.

Selain mengupas tentang UN, acara juga diisi sosialisasi SNMPTN 2015 oleh Koordinator Bimbingan Konseling SMAN 1 Jepara Agus Rijadi. Dalam paparannya, Agus menjelaskan beberapa pilihan masuk perguruan tinggi baik melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Mandiri (UM).

Peserta didik yang mengikuti jalur SNMPTN harus benar-benar memperhatikan kriteria seleksi yang didasarkan pada prestasi akademik berupa nilai rapor semester 1 hingga 5 dan nilai UN.

Ia juga menjelaskan strategi lolos seleksi masuk PTN, di antaranya agar  peserta didik memilih Program Studi yang tidak terlalu banyak peminatnya.

"Jangan asal milih Prodi, apalagi hanya ikut-ikutan teman-temannya," lanjutnya.

Sekolah akan sepenuhnya memfasilitasi proses pendaftaran melalui ketiga jalur masuk perguruan tinggi tersebut. Khusus untuk perguruan tinggi yang menyelenggarakan Ikatan Dinas, proses pendaftaran sepenuhnya harus dilakukan peserta didik secara mandiri. Namun, sekolah tetap akan memberikan layanan informasi perguruan tinggi tersebut, bila ada.