Pertama kali sejak dipimpin Kepala Sekolah baru, SMAN 1 Jepara mengadakan Rapat Pleno Guru dan Karyawan pada hari Selasa (4/11) usai pulang sekolah di Ruang Multimedia. Rapat yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Udik Agus DW bertujuan untuk menginventarisasi berbagai masalah yang membutuhkan penanganan mendesak.

Dalam arahannya, Kepala Sekolah menyampaikan kebijakan jangka pendek maupun kebijakan khusus yang bersifat strategis. Tentang rencana memantau kegiatan jam mengajar setiap pagi, ia juga menyampaikan kendala yang dihadapi, di antaranya karena kondisi ruang kelas yang selalu dalam keadaan tertutup.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang peserta rapat, Puji Rahayu, mengusulkan agar tirai dan pintu kelas dibiarkan terbuka saja, terutama bila tidak sedang menggunakan proyektor.

"Selain memudahkan memantau, pintu dan jendela terbuka yang dibarengi dengan mematikan pendingin ruangan juga dapat menghemat listrik," kata Guru Sejarah ini.

Peserta rapat yang lain, Soepartono, mengajak semua guru untuk selalu memperhatikan kedisiplinan dalam melaksanakan pembelajaran. Ia juga menyebut beberapa kali kelas kosong tanpa kehadiran guru, padahal pada saat yang bersamaan guru yang seharusnya mengajar itu berada di kantor.

Kepala Sekolah mengharapkan, bahwa dalam kepemimpinannya nanti, guru tidak boleh menelantarkan peserta didik dalam proses pembelajaran. Ia juga berjanji akan mengkaji beberapa permasalahan yang telah disampaikan dan segera mencari solusinya.