Peneliti belia dari SMAN 1 Jepara kembali mengukir prestasi. Kali ini muncul dari keikut sertaan dalam Lomba Peneliti Belia se-Jawa Tengah yang bertempat di SMP-SMA Karangturi-SIMA Semarang, 1 hingga 2 November kemarin.

Brian Priyangga, pelajar SMAN 1 Jepara, berhasil mendapatkan Special Award Best Innovation dan berhak maju ke Tingkat Nasional dari karya penelitiannya yang berjudul "Kecap Cayongsi, Pemanfaatan Keong Sawah (Bellamnya javanica) sebagai Kecap Asin dengan Bantuan Enzim Bromelin dari Buah Nanas".

Pemilihan judul ini dilatar belakangi dari banyaknya keong sawah yang mudah ditemukan di Jepara meski menjadi salah satu hama pertanian. Sedangkan kecap biasa menjadi salah satu penyedap masakan yg digemari masyarakat. Saat ini bahan baku kecap mengalami kelangkaan, karena produksinya minim sedangkan permintaan meningkat.

"Indonesia sampai mengimpor kedelai dari luar negeri. Karena itulah saya ingin mengganti bahan baku kedelai dengan keong sawah," ujar pelajar kelas 12 ini.

Brian sendiri berkeinginan memberikan penyuluhan kepada petani bahwa keong sawah sebenarnya dapat dibuat kecap Cayongsi (Kecap Asin Keong Sawah) agar pendapatan ekonomi bertambah. Pembuatan kecap ini relatif mudah dan murah karena hanya perlu 3 hari dan menggunakan proses enzimatis bromelin.