Jum’at pagi tadi (19/9), telah digelar Rapat Pleno Komite SMAN 1 Jepara Tahun Pelajaran 2014/2015. Rapat yang diselenggarakan di aula sekolah setempat ini mengundang seluruh orang tua dan wali murid kelas 10.

Rapat dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah Edi Prayitno yang menyampaikan informasi seputar pendidikan dan pengelolaan sekolah. Kepala sekolah melaporkan selesainya pembangunan lokal kelas dan gedung perpustakaan baru. Selain itu, ia menyampaikan penggunaan dana komite yang juga dimanfaatkan untuk membebaskan SPP 170 anak.

Selanjutnya Ketua Komite Sekolah Bambang Santoso menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Komite Sekolah Tahun Pelajaran 2013/2014 sekaligus Rencana Anggaran dan Kegiatan Sekolah Tahun Pelajaran 2014/2015. Laporan juga diedarkan dalam bentuk buku yang telah dibagikan ke orang tua murid sehari sebelum rapat. Selain laporan dan rencana anggaran, dituliskan juga sejumlah 224 siswa yang menyampaikan permohonan keringanan dan pembebasan biaya sekolah.

Rapat pleno tersebut dimanfaatkan sejumlah orang tua murid untuk memberikan masukan dan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang pengelolaan sekolah. Agus Sucipto, salah satu orang tua murid, memberikan masukan kepada Komite Sekolah dan pengelola sekolah agar benar-benar menggunakan anggaran dengan sebaik-baiknya, jelas dan tidak menyimpang.

Masukan serupa juga disampaikan orang tua yang lain, Isman, yang meminta penggunaan anggaran harus benar-benar terarah, substansial, (digunakan) untuk hal-hal produktif demi peningkatan kualitas pendidikan peserta didik. 

"Sekolah mesti mandiri dalam pembiayaan. Buatlah usaha atau sumber pendapatan lain,” tambah Isman.

Rapat pleno yang berakhir menjelang waktu sholat Jum’at ini memutuskan beberapa hal. Diantaranya, sejumlah rencana anggaran direvisi dan anggaran yang dirasa kurang produktif akan dialihkan. Sumbangan Operasional Sekolah (SOS) untuk siswa kelas 10 diputuskan sebesar 175 ribu per bulan, sedangkan sumbangan pembangunan sebesar 1,5 juta yang dapat diangsur 2 kali mulai Oktober depan.