Gempita Pentas Seni (Pensi) “Pelukis Negeri” Gekaes ke-18 Senin kemarin (15/9) menandai berakhirnya seluruh kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun ke-51 SMAN 1 Jepara. Kegiatan yang dimulai sejak pagi itu benar-benar disambut seluruh warga sekolah dengan penuh antusias.

Lapangan sekolah pun disulap menjadi area panggung, stand foto narsis dan stand kelas-kelas yang menjual berbagai jenis makanan. Pensi dimulai tepat pukul 7 pagi dengan peluncuran bendera Merah Putih yang dibawa menggunakan flying fox dan diteruskan secara estafet menuju panggung.

Kepala Sekolah Edy Prayitno dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini murni dari anak-anak dan untuk anak-anak SMAN 1 Jepara sendiri. Edi juga mengharapkan agar ke depannya sekolah dapat terus mencetak anak-anak yg kreatif, pintar dan berakhlak mulia.

Pensi dilanjutkan dengan berbagai macam acara mulai dari lawak, standup comedy, band hingga Mahakarya yang menampilkan ragam budaya di Indonesia. Pensi ditutup dengan panampilan bintang tamu Souljah yang membawakan lagu-lagu reggae hingga pukul 3 sore.

Panitia Puas

Pensi yang telah direncanakan sejak beberapa bulan terakhir itu banyak membawa kesan mendalam yang dialami panitia. Hafidz Asyari, salah satu panitia, mengungkapkan kepuasannya atas berakhirnya rangkaian acara Gekaes ke-18 itu dengan sukses. Ia mengaku senang dapat memperoleh pelajaran hidup yang jarang didapatkannya selama belajar secara formal.

“Susahnya, harus adu argumen sama guru-guru dan orang tua,” katanya melukiskan waktu belajarnya yang banyak tersita karena kegiatan ini.

Ketua OSIS Dzul Fikri Li Ulin Nuha juga memiliki kesan serupa. Ia mengharapkan Gekaes yang baru saja terselenggara dapat menjadi kebanggaan seluruh warga sekolah.