Kurikulum 2013 yang diterapkan secara bertahap dan menyeluruh pada Tahun Ajaran 2014/2015 dimaksudkan untuk membekali anak-anak agar memiliki kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan secara utuh.

Mereka akan mampu berpikir orde tinggi, kreatif dan inovatif, berkarakter mulia, cinta dan bangga menjadi warga Indonesia.

Demikian sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhammad Nuh pada Upacara Peringatan HUT ke-69 Republik Indonesia yang dibacakan Kepala SMAN 1 Jepara di lapangan sekolah setempat, Minggu (17/08).

Layanan pendidikan sedini mungkin (start earlier), setinggi mungkin (stay longer) dan mampu menjangkau seluas mungkin, termasuk bagi yang tidak terjangkau (reach wider) harus didapatkan untuk mempersiapkan generasi yang mampu mengelola dan menjawab berbagai persoalan dan tantangan sesuai dengan jamannya.

Mendikbud juga menyampaikan bahwa dalam rangka penerapan Kurikulum 2013, telah dilatih sekitar 1,3 juta guru.

Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang dipengaruhi oleh kualitas guru, kurikulum dan sarana prasarana, tandasnya.

Upacara Peringatan HUT ke-69 Republik Indonesia yang dilaksanakan di lapangan sekolah itu dihadiri oleh seluruh peserta didik SMAN 1 Jepara, guru, karyawan dan beberapa tamu undangan.

Bertindak sebagai petugas Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) adalah 41 siswa-siswi kelas 10 yang telah dilatih selama 17 kali dan baru dikukuhan sehari sebelumnya.