Ada perbedaan istilah Bea dan Cukai yang harus diketahui oleh masyarakat luas, terutama pelajar. Bea masuk merupakan pungutan negara yang dikenakan terhadap barang impor, sedangkan Cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang kena cukai.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tidak hanya mengurusi pita cukai rokok seperti yang diketahui kebanyakan orang, namun juga turut mengawasi seluruh tahapan obyek cukai dari produksi hingga peredarannya.

Demikian disampaikan Kasubsi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai KPPBC Kudus Deyna K, menjawab pertanyaan Rizky Anas F salah seorang peserta “CUSTOMS Goes to School” di Ruang Multimedia SMAN 1 Jepara, Selasa (17/6).

Barang-barang yang kena cukai di antaranya adalah minuman yang mengandung etil alkohol dalam kadar berapa pun, dengan tidak mengindahkan bahan yang digunakan dan proses pembuatannya, termasuk konsentrat yang mengandung etil alkohol.

Cukai lainnya adalah hasil tembakau, meliputi sigaret, cerutu, rokok daun, tembakau iris dan hasil pengolahan tembakau lainnya, dengan tidak mengindahkan bahan yang digunakan atau bahan pengganti atau bahan pembantu dalam pembuatannya.

CUSTOMS Goes to School merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai KPPBC Kudus untuk mensosialisasikan Bea dan Cukai ke sekolah-sekolah.

Di sela-sela acara tersebut juga dibagikan stiker yang berisi ajakan untuk melaporkan temuan ketidakadilan, pungli dan Kolusi, Korupsi, Nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh petugas Bea dan Cukai.