Ujian Nasional (UN) tingkat SMA yang akan dilaksanakan 14 hingga 16 April mendatang tidak perlu dicemaskan dan membuat kuatir peserta yang akan mengikutinya. UN hanyalah ulangan seperti pada umumnya yang memang harus ditempuh di akhir jenjang pendidikan.

Pesan tentang UN tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Jepara Edi Prayitno saat apel mengakhiri Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kelas 12 SMAN 1 Jepara, Kamis pagi (10/4). Apel yang dilaksanakan di lapangan sekolah tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru dan karyawan sekolah setempat.

“Yang terpenting adalah usaha untuk meraih prestasi sebaik mungkin dan selalu berdoa,” lanjutnya.
 
Edi meminta murid-muridnya menghindari membuat contekan ataupun mencari bocoran soal. Sebaliknya, ia meminta mereka mempersiapkan UN dengan banyak belajar.
 
Apel juga diisi sambutan perwakilan siswa kelas 12 yang disampaikan oleh Wahyu Chyntia. Dalam sambutannya, mantan ketua OSIS periode 2012/2013 ini meminta restu kepada guru, karyawan dan adik kelasnya agar diberikan kelancaran dalam mengerjakan Ujian Nasional.

“Semoga Smansara lulus 100%!”, teriaknya di akhir sambutannya yang dibalas dengan teriakan para peserta apel seluruhnya.

Apel diakhiri dengan dengan acara salam-salaman seluruh murid kelas 12 ke ke guru, karyawan dan adik-adik kelasnya.

Di tempat terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Ida Widyastuti menegaskan para peserta didiknya agar menghindari segala bentuk kecurangan saat Ujian Nasional nanti.

Ia mengingatkan, tingkat kesulitan UN yang meningkat dan variasi paket soal yang lebih banyak harus disiapkan dengan lebih giat lagi, bukan mengakali dengan tindakan-tindakan yang melanggar aturan. Sekolah tidak akan membela apabila ada peserta didiknya yang ketahuan curang saat pelaksanaan UN nanti.
 
“Apapun hasil yang diraih, itu merupakan hasil terbaik dari kerja keras dan kejujuran,” tegasnya.
 
Sukses ya, kaak!