Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 mengalami masalah. Penyebabnya, Nomor Ujian Nasional yang telah dimasukkan dalam form pendaftaran ditolak oleh sistem karena dianggap telah digunakan oleh peserta lain.

Hal ini diungkap oleh Petugas Bagian Seleksi Masuk Perguruan Tinggi SMAN 1 Jepara Zaenal Arief, kemarin (4/2). Ia mengaku mendapat laporan dari beberapa siswa yang tidak dapat melanjutkan proses pendaftaran Online SNMPTN melalui situs snmptn.ac.id karena Nomor UN milik mereka ditolak. Padahal, Nomor UN yang dimasukkan adalah benar-benar miliknya sesuai Daftar Nominasi Tetap (DNT) UN Tahun 2014 yang baru saja diterbitkan.

Menurut Zaenal, pihaknya langsung menanyakan permasalahan tersebut ke Panitia Pusat SNMPTN 2014. Setelah dicek, nomor UN mereka ternyata benar-benar sama dengan nomor UN peserta dari salah satu sekolah kejuruan di Kabupaten Jepara.

Ia juga telah melakukan konfirmasi ke sekolah yang memiliki nomor sama tersebut. Setelah itu, pihaknya dihubungi Panitia Pusat yang menginformasikan bahwa sistem telah diperbaiki, sehingga peserta yang memiliki nomor UN yang sama tetap dapat melanjutkan pendaftaran.

Untuk mengantisipasi hal seperti ini, ke depan, ia berharap agar ada koordinasi antara Panitia Pusat SNMPTN dengan pihak yang menangani identitas Peserta UN ini.

Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini Nomor UN digunakan sebagai salah satu butir di form pendaftaran online SNMPTN 2014. Padahal Nomor UN di jenjang SMA dan SMK diketahui memiliki kesamaan. DNT yang berisi Nomor UN ini sendiri dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan di tingkat Provinsi.