Ujian Nasional untuk jenjang SMA/SMK tahun pelajaran 2013/2014 akan digelar 14 hingga 16 April 2014 mendatang. Selain sebagai salah satu penentu kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan, UN tahun ini juga digunakan sebagai sebagai salah satu syarat seleksi masuk perguruan tinggi.

Untuk bobot kelulusan, nilai UN mendapat porsi 60 persen Nilai Akhir. Sisa 40 persen akan diambil dari Nilai Sekolah yang berasal dari Nilai Ujian Sekolah sebesar 30 persen dan rata-rata nilai rapor 70 persen.

Hal itu dikemukakan Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum Ida Widiyastuti di hadapan Orang Tua dan Wali peserta didik kelas 12 SMAN 1 Jepara, Kamis (20/2) lalu di Ruang Multimedia sekolah setempat.

Ida memaparkan, variasi paket soal UN dalam 1 ruangan menjadi 20, tidak lagi 5 seperti tahun lalu. “Tahun ini peserta benar-benar dituntut untuk siap UN, karena tingkat kesulitan soal juga akan ditingkatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Soepartono mengatakan, bahwa kelulusan dari satuan pendidikan tetap ditentukan oleh sekolah masing-masing.

“Meskipun nilai UN tinggi, tapi nilai mata pelajaran lain kurang dari Baik, sekolah dapat menentukan peserta didik tersebut tidak lulus,” jelasnya.

Untuk lulus dari Satuan Pendidikan, peserta didik harus memperoleh nilai minimal Baik pada penilaian akhir seluruh mata pelajaran pada 4 kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga dan kesehatan.