Kurikulum 2013 dapat diibaratkan dengan mobil baru. Karena baru, akan selalu dibicarakan dan membuat guru ingin tahu dan segera mencobanya.

Pandangan tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Jepara Edi Prayitno saat membuka In House Training (IHT) Pengimbasan Implementasi Kurikulum 2013 di Ruang Multimedia SMAN 1 Jepara, Sabtu (23/11).

"Dengan adanya IHT ini, guru akan menerima, mencermati dan melaksanakan kurikulum 2013 dengan sebaik-baiknya," tambahnya.

Kegiatan yang dibuka oleh Kabid Kurikulum Data dan Informasi bidang SMP, SMA dan SMK Disdikpora Jepara Dra. Listyarini A.T. itu diisi oleh narasumber Drs. Suyanto, M.Pd. dan berlangsung hingga hari Minggu besok.

"Apa kita masih ragu dengan kurikulum 2013?" tanya Suyanto saat memulai materi.

Ia mengaku banyak isu-isu yang berkembang saat Kurikulum 2013 diberlakukan seperti kebijakan ganti Menteri ganti kurikulum hingga beban belajar mengajar murid dan guru semakin berat.

"Kata John Dewey, If we teach today as we taught yesterday, we rob our children of tomorrow. Jika apa yang kita ajarkan pada anak sama dengan apa yang kita ajarkan kemarin, sama halnya kita merampok masa depan mereka," ujarnya.

Kegiatan Workshop Pengimbasan Implementasi Kurikulum 2013 ini dihadiri semua guru SMAN 1 Jepara. Usai penutupan esok, peserta workshop diberi tugas selama 1 minggu berikutnya untuk menyiapkan perangkat-perangkat pembelajaran yang selanjutnya akan dijadikan sebagai dokumen kurikulum.