Kurikulum 2013 yang bertujuan agar anak bersikap lebih jujur seharusnya dikaji ulang sebelum diterapkan untuk menghindari kebingungan guru dan murid saat proses pembelajaran.

Demikian isi salah satu statemen peserta saat diskusi menentukan topik video diary dalam acara Smansara Movie Camp 2013 di Ruang Multimedia SMAN 1 Jepara, Minggu (17/11).

Adanya kurikulum 2013 justru membuat anak tertekan karena mereka dituntut untuk memahami materi yang tidak jelas. Mereka juga merasa Kurikulum 2013 tidak disiapkan dengan baik dan terkesan dipaksakan.

"Lihat saja bukunya. Buku yang seharusnya menjadi patokan dan bagian paling penting dari pendidikan malah tidak jelas isinya”, kata Putri Hariyati, salah satu anggota kelompok yang mengangkat masalah kurikulum ini.

"Parahnya, ada guru yang tidak mengerti maksud dari isi bukunya," sambungnya.

Ia juga menilai, metode pembelajaran yang disampaikan guru juga tidak jauh berbeda dengan kurikulum yang lama.

Lain lagi komentar Titah Siwi Putri, anggota kelompok yang lain.

"Kurikulum ini tidak digarap dengan matang dan sempurna. Lebih baik menggunakan yang lama jika yang baru tidak dapat dilaksanakan dengan baik," kata Titah.

Ia juga mengeluhkan Kurikulum 2013 ini justru diujicobakan pertama kali di kelas mereka.

Smansara Movie Camp 2013 merupakan program rutin tahunan Komunitas Anak Muda Sinema Smansara KAMERA yang bertujuan untuk menggali ide-ide pelajar untuk disampaikan dalam video diary. Tema-tema yang diangkat biasanya tidak jauh dari permasalahan yang mereka temui sehari-hari.