Bulan Juli 2013 lalu Kabupaten Jepara mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak Tingkat Pratama. Sebagai lembaga penyelenggara pendidikan, SMAN 1 Jepara dituntut untuk menciptakan Sekolah Ramah Anak.

Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang mampu meniadakan perlakuan kekerasan dan tidak membenarkan mendidik anak menggunakan intimidasi.

Demikian disampaikan Staf Kesiswaan SMAN 1 Jepara Lilin Okta Melyanti melalui amanatnya selaku pembina upacara bendera, Senin (21/10).

Ia juga mengajak semua peserta upacara untuk bersama-sama, bahu-membahu, menutup ruang gerak terjadinya kekerasan, baik fisik maupun psikis.

Kita bangun suasana sekolah yang humanis, nyaman, santun, penuh senyum dan saling menghargai,” tandas guru pengampu mata pelajaran TIK ini.

Meski demikian, ketertiban dan kedisplinan di sekolah tetap harus dijunjung tinggi. Namun kedisiplinan yang dibangun dari kesadaran sendiri, bukan karena ada guru yang menunggui.

Lilin menambahkan, sekolah yang kuat seharusnya dimulai dari KBM yang ketat, guru yang giat dan murid yang taat. Tak terkecuali kegiatan penunjang KBM berupa ekstrakurikuler juga selayaknya diramaikan. Karena dari sana akan muncul banyak sekali prestasi dan bibit-bibit seniman, atlet maupun peneliti.