autumn1.jpgautumn2.jpg

Home

Peringati Hari Remaja Sedunia, Remaja Tolak Pendidikan Instan

Seorang remaja putri tampak sedang duduk-duduk di pinggir jalan. Tidak ada yg menyapanya. Bahkan kepada pemuda yang lebih dulu ia sapa juga tak meresponnya. Ia mulai berfikir hal itu karena fisik badannya yang tidak langsing dan ideal seperti remaja kebanyakan.

Ia lalu menggunakan produk pelangsing badan dari iklan yang dibacanya di pinggir jalan. Alih-alih berubah langsing, berat badannya malah naik 10 kg lebih dalam 1 minggu kemudian. Bahkan ia akhirnya jatuh sakit karena minum obat melebihi dosis yang ditentukan dengan harapan dapat mempercepat efek bekerjanya obat pelangsingnya itu.

Cerita di atas diambil dari salah satu 25 film pendek yang diputar dalam Bioskop Remaja 1208 yang diadakan di SMAN 1 Jepara pada hari Jum'at siang, 12/8. Film berjudul Sexy Wannabe yang diproduksi oleh Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah Salatiga ini mengajak remaja agar menghindari sesuatu yang instan tetapi belum tentu manfaatnya.

Pemutaran Bioskop Remaja 1208 ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Remaja Internasional yang jatuh pada tanggal 12 Agustus. Acara pemutaran yang dilakukan serentak di 51 lokasi dan 19 propinsi ini digagas oleh Kampung Halaman Yogyakarta melalui programnya Jalan Remaja 1208.

Tema acara tahun ini adalah "Me, Instant", yang dimaksudkan untuk menanggapi gaya hidup jaman sekarang yang serba instan. Gaya hidup instan ini akan menghilangkan hal-hal penting seperti proses, kerja keras dan jujur yang sebenarnya lebih dibutuhkan untuk membentuk kepribadian remaja yang bertanggung jawab.

Di samping pemutaran film hasil karya 16 Komunitas di Indonesia ini, acara juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab oleh penonton yang dipandu oleh Guru Bahasa Indonesia sekolah setempat Asih Welasati, S.Pd. Salah satu respon datang dari Dyani Wulansari, siswa kelas XII IPA. Ia mendukung pesan yang disampaikan film tersebut.

"Langsing juga belum tentu cantik. Yang penting sehat, pasti akan terlihat cantik," ujarnya.

Sebelumnya, di awal acara telah dibacakan Petisi Remaja yaitu "Kami Remaja Menolak Pendidikan Instan, Karena Kami Ingin Berproses. Kami Butuh Tauladan!"

Joomla templates by a4joomla